Akademi Remaja Kreatif Indonesia

Akademi Remaja Kreatif Indonesia

Sebentar lagi pergelaran event Akademi Remaja kreatif Indonesia (ARKI) 2015 akan segera dibuka, event ini merupakan wadah bagi Remaja Indonesia yang memiliki segudang ide, tapi bingung gimana cara ngeluarinnya dari kepala? Remaja yang suka nulis, tapi bingung tulisannya mau dikemanain? Remaja yang seneng banget baca komik, dan diam-diam mulai bikin komik sendiri? Atau yang demen nonton film, dan kepingin suatu saat nanti bikin film dari kisah hidup mereka? Nah, jika merasa begitu, maka inilah PENGUMUMAN BESARNYA: ARKI ADALAH TEMPAT UNTUK REMAJA!

Kelas ARKI akan mempertemukan para remaja dari seluruh provinsi di Indonesia, kamu semua akan sama-sama belajar hal yang kamu sukai! Mulai dari gimana menyampaikan perasaanmu dalam syair dan cerita pendek, gimana menulis dan menggambar komik yang memancing emosi pembacanya, sampai gimana cara mengubah tragedi pada pagi hari tadi jadi skenario film pendek yang akan meledakkan tawa penonton.

Kamu juga akan mendapat pelatihan dari sederet coach yang sudah berkecimpung dalam hal yang kamu sukai. Ada cerpenis dan komikus yang kabar buku barunya membuat kamu menabung, menunggu-nunggu kehadiran buku itu di toko buku di kotamu. Ada juga penulis skenario film yang kamu tidak tahu namanya. Namun, rupanya dialah orang di balik film-film yang menghangatkan hatimu dan keluargamu ketika kalian menontonnya bersama-sama pada hari raya. Dan ada juga seorang penyair. Meskipung, mungkin enggak banyak dari kita yang sudah suka membaca syair atau puisi. Namun, percayalah terkadang ada kebenaran yang hanya bisa disampaikan lewat kombinasi dua syair.

Terakhir, karya yang kamu kembangkan dalam kelas ARKI akan dilombakan. Karya yang terpilih akan mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Lomba ini bertujuan supaya kamu berusaha sebaik mungkin dalam mengembangkan gagasanmu, sekaligus melatihmu untuk tetap sportif, dan berbahagia atas kemenangan orang lain.

Peserta ARKI adalah pelajar SMP dan SMA, yang berasal dari ke-34 provinsi di Indonesia. ARKI kan juga bisa dilihat sebagai kependekan archipelago, yang artinya kepulauan. Enggak seru dong kalau yang ikut cuma berasal dari satu pulau saja di Indonesia.

Siapapun yang mau ikut diharapkan mengirimkan naskah tulisan mereka. Ada empat kategori karya tulis yang bisa dipilih: cerpen, syair, komik, dan skenario film. Setiap pelajar hanya bisa mengirimkan satu karya saja di setiap kategori. Karya yang diterima oleh panitia akan diseleksi dewan juri. Setiap provinsi mengirimkan 2 (dua) wakil yang lolos di tahap seleksi karya. Sehingga total peserta yang akan datang yakni 68 (enam puluh delapan) orang.

Masing-masing peserta dari setiap provinsi lantas akan berkoordinasi dengan 1 (satu) orang Pembimbing yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tingkat Wilayah, sehingga jumlah pembimbing adalah 34 (tiga puluh empat) orang.

Jumlah keseluruhan peserta ARKI ditambah pembimbing provinsi adalah 102 (seratus dua) orang.

Pada saat acara kelas ARKI sedang berlangsung, peserta juga akan didampingi  Coach sesuai dengan kategori karya yang mereka ikuti,yaitu:

  1. Dewi ‘Dee’ Lestari* – Cerpen
  2. Taufik Ismail – Syair
  3. Sweta Kartika – Komik
  4. Salman Aristo – Skenario Film Pendek

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam hal ini Dinas Pendidikan Menengah, memberikan hadiah sebagai apresiasi bagi pemenang lomba-lomba yang berlangsung selama Konferensi Penulis Remaja Indonesia (KPRI) dihelat.

Hadiah berupa uang pembinaan dan piala sejumlah kategori lomba yang telah ditentukan, yakni Juara 1, 2, 3, Harapan 1, 2, 3, dan Juara Favorit untuk ke empat kategori. Hadiah diserahkan saat mediasi antara peserta Konferensi Penulis Remaja Indonesia (KPRI) dengan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus penutupan rangkaian KPRI.

So, yang mau ikutan silahkan ikuti terus blognya ARKI di  http://www.remajakreatif.com/